
Untuk saat ini aku akan membagi bagaimana cara/ tips "nggandol" [numpang mobil {biasanya pick up atau truk} tanpa kendaraan tersebut berhenti terlebih dahulu]. Karena memang nggak sedikit para bonek mania yang nggandol demi melihat timnya main, aku dulu-pun juga demikian!? Saat-saat awal menjadi seorang bonek aku masih kelas 3 SMP dan memang sekolahku nggak jauh-jauh amat dari GELORA 10 Nopember yang merupakan home base GREEN FORCE, but kalau rumahku lumayan jauh juga sih.. jadi waktu itu aku memang melarikan diri dari rumah demi melihat Persebaya secara langsung soalnya kalau minta ijin banyak nggak dikasihnya, maklum aku masih kecil dan masih belum 3 tahun menyentuh kota buaya ini [aku SD di BLITAR]. So, bersama temen-temen bonek lain aku nggandol pick up atau truk..
Pertama, lihat bagian mobil yang akan menjadi tumpuan utama tangan kita.. soalnya saat nggandol, yang utama adalah mengaitkan tangan kita pada salah satu bagian mobil, misalnya pada pipa besi yang ada pada gerobaknya atau bagian mobil yang nongol keluar dan bisa menjadi pegangan kita nantinya!? Kedua, kita harus memiliki nalar kapan untuk meloncat dan melakukan kaitan tangan kita pada bagian mobil tersebut. Dan pada saat kita tahu waktu untuk melakukannya, tunggu dan persiapkan kuda-kuda kita.. misalkan kita akan meloncat saja atau lari mengimbangi kecepatan mobil dan meloncat, atau bahkan mengejar mobil [biasanya truk] dan melakukan loncatan kebagian belakang mobil. Tetap jangan melupakan kaitan tangan dengan bagian mobil, soalnya sekali kita mengaitkan tangan kita pada mobil tersebut maka kita bagaikan terpelanting ke dalamnya [tentunya kaitan harus kuat, karena akan membahayakan bila kaitan tangan kita lepas dan kita terjatuh di tengah badan jalan]. Saat di atas mobil sebaiknya kita duduk jika memang sedikit teman nggandol kita sebab ada beberapa sopir yang memang menyuruh penggandol duduk, tetapi jika memang keadaan temen-temen nggandol kita banyak sekali tentunya kita harus berdiri!? sekarang cara untuk turun dari mobil, untuk turun mungkin lebih gampang karena hanya meloncat dari bagian dalam mobil ke luar bagian mobil. Tapi walaupun begitu jangan meremahkannya, karena jika salah dalam pijakan pertama ke tanah maka juga bisa terjadi patah kaki!? Pada pijakan saat turun sebaiknya jangan langsung dengan kedua kaki [karena memungkinkan badan kita juga untuk jatuh ke tanah], loncatan ke tanah adalah dengan gaya seperti orang berjalan yakni menyentuhkan satu kaki terlebih dahulu baru kemudian kaki yang lain menyusulnya ke bagian tanah lain untuk menjaga keseimbangan tubuh kita!? dan saat setelah pijakan pertamapun jangan langsung berhenti begitu saja karena tentunya banyak pengendara lain yang berada di belakang kita, sehingga kita harus mengimbanginya dengan lari searah dengan mobil yang tadinya kita tumpangi!?
hmm.. entahlah ini akan menjadi bermanfaat atau malah membuat orang meniru ulah nekatku ini!? hehehe..

Sehari setelah diresmikannya Jembatan Nasional Suramadu [100609] oleh RI1, aku bersama dengan temen-temen kampus berencana menyeberang ke pulau Madura. Kita [Aku, Anam, Hafid dan Nizar] memang merencanakan ini beberapa hari sebelumnya walaupun sebenarnya ini adalah minggu pertama ujian. Tapi untuk sekedar menyeberang tanpa menginap tidak seberapa masalah karena besoknya memang tidak ada ujian. Sesuai rencana, kita berangkat setelah ujian langsung biar nggak terlalu siang dan kepanasan dijalan terutama ntar kalo lewat jembatan pasti lebih menyengat kulit. Sekitar jam sebelas kita berangkat kerumahku yang memang paling dan cukup dekat dengan jembatan Suramadu [± 2Km] terlebih dahulu untuk meletakkan motor yang nggak dipakai. So, kita kesana masing-masing berboncengan.
Karena hari itu memang masih gratis, so kita bebas nyelonong dari pintu tol-nya. Dan mulai mengendarai motor kita pelan-pelan naik jembatan terpanjang di Indonesia itu. nggak terlalu ramai sih karena sehari sebelumnya memang direncanakan dibuka lima hari lagi tetapi kenyataan berkata lain [hehehe..]. Dan saat dibentang tengahnya lumayan banyak orang yang berhenti untuk berfoto-foto ria, kita berempat juga nggak ketinggalan karena viewnya memang lumayan bagus. Tapi kita cuma sebentar karena arah cahaya matahari nggak mendukung sehingga berencana ntar waktu pulangnya aja sore-sore.
Saat akan memasuki tol bagian Madura kita kaget bukan main, tahu sebabnya?? Di pertigaan sebelum tol terdapat spanduk dengan tulisan yang cukup besar “Tol Suramadu akan dibuka 3-5 hari lagi.” Jiaaah… kita terjebak di Madura!? Masak sih di saat pertama kali aku ke pulau garam ini terjebak nggak bisa pulang. Terlihat beberapa orang bermotor berhenti disana. Rasanya pengen banget marah-marah sama polisi yang mengamankan disana, tapi kita nggak punya waktu lama soalnya matahari sudah sepenggalah dan kita mau nggak mau harus lewat jalur laut. Kita langsung memacu kendaraan secepatnya ke dermaga kamal, tidak terelakkan lagi disana penuh karena mungkin mereka juga korban ‘ditutup kembalinya jembatan Suramadu’.
Hufht.. target nyampe rumah sebelum magrib hilang. Antre dipelabuhannya aja sampai jam enam-an, dan terjadi insiden naik kapal Ferry pertama kali juga dalam hidupku.. [bangga amat sih] hohoho… kalo naik kapal perang sih sudah berkali-kali!? Lumayan asyik juga naik ferry dimalam hari, terlihat cahaya lampu jembatan Suramadu dari kejauhan yang lentik. Setelah di tanjung perak langsung menggenjot motor balik kerumahku. Kita menenangkan diri dulu dan akhirnya temenku pulang semua. Perjalanan yang mengasyikkan!? Dalam sehari aku melewati dua hal baru.. kepulau Madura lewat Suramadu dan naik kapal Ferry tentunya...
Dan dengan bangganya aku menceritakan sesuatu yang mungkin udah biasa banget bagi orang lain!? Wkwkwkwk…
Yup, mungkin itu yang ada di benakku saat menjelang libur (lumayan) panjang ini!? Dan sehari sebelum tanggal 9 tiba-tiba apa yang kuharapkan terkabulkan.. aku dapat sms dari temenku (Rizal) untuk ikut keliling naik kereta api.. tut.. tut.. tut.. tapi jadualnya masih sabtu, so kamis dan jumatnya mau kemana?? Dan ide-pun kadang memang datang di tempat yang tak terduga.. tanggal sembilan waktu menikmati guyuran air kamar mandi terbersit untuk keluar kota hari itu juga!? (jangan membayangkan yang nggak-nggak dikamar mandi lho ya.. hehe..) nggak lama setelah keluar dari kamar mandi langsung sms Nizar sebab dari kemarin-kemarin kaiaknya Dia pengen cabut dari kepenatan kotaku yang kucinta ini, dan tentunya keluar setelah mendapatkan hak nyontreng dunk!? Kali ini tujuannya adalah PACET, mojokerto.. (katanya sih disana banyak wisata makanya penasaran banget pengen mrono..)
Tapi nggak sia-sia pas di atas karena disuguhi wisata air terjun COBAN LANGGU yang lumayan keren buat tujuan kita kesana.. disana memang ramai karena minggu ini khan memang libur panjang!? target satu jam disana ternyata kurang dan akhirnya pulang agak sorean (1645) setelah mendapatkan sekitar 70 photo yang menurut kita SEEP!?
Pulangnya lebih cepat karena Zaki dah kasih tau jalan alternatif yang lebih cepet.. so, sekitar 1.5 jam kita dah nyame rumah!? Nice day..
